
Rumah sederhana merupakan jenis hunian yang menonjolkan aspek efisiensi dan fungsi tempat tinggal. Biasanya, bangunan yang mengusung konsep rumah sederhana. Dengan luas bangunan yang terbatas, ruangan yang tersedia biasanya hanya memenuhi kebutuhan dasar manusia, seperti untuk tidur, kamar mandi, dapur, dan ruang keluarga. Sebagai contoh, berikut adalah denah alokasi ruangan untuk rumah sederhana tipe 36.
Contoh Denah Rumah Sederhana

Berdasarkan denah, interior rumah 1 lantai tipe 36 ini terdiri atas 2 kamar tidur, 1 kamar mandi, 1 dapur, serta 1 ruang keluarga yang dapat difungsikan juga sebagai ruang tamu. Di bagian depan, rumah ini juga memiliki taman kecil dan carport untuk meletakkan kendaraan pribadi.
Dengan mengandalkan ruangan-ruangan inti, rumah sederhana dapat tetap menjalankan fungsinya sebagai tempat istirahat, tempat berkumpul dengan keluarga, dan penyimpanan barang yang nyaman.
Lebih lanjut, rumah sederhana juga identik dengan minimnya penggunaan dinding dan sekat. Dalam hal ini, dinding hanya digunakan untuk ruangan tertentu yang pada penggunaannya membutuhkan privasi, seperti pada kamar tidur dan kamar mandi. Selebihnya, ruang-ruang dibiarkan terbuka.
Seperti contoh di atas, ruang keluarga dan dapur dibiarkan terbuka tanpa sekat. Dengan demikian, rumah yang berukuran mungil dapat terlihat lapang dan jauh dari kesan sempit.
Selain itu, ciri khas dari rumah sederhana adalah optimisasi sirkulasi udara. Tak hanya berupa jendela, melainkan juga roster dan atap fiber yang dapat menjadi celah masuk udara maupun cahaya alami.
Pemanfaatan sirkulasi udara dan cahaya yang optimal dapat membantu rumah sederhana tampak lebih cerah dan sejuk, sehingga penghuni di dalamnya juga dapat hidup sehat dan nyaman. Selanjutnya, bangunan dengan sirkulasi udara dan pencahayaan alam yang baik juga merupakan solusi untuk menghemat biaya operasional listrik bulanan. Sangat menguntungkan bukan?
Itulah definisi dan karakteristik yang membedakan rumah sederhana dari tipe hunian lainnya. Selain mewujudkan keinginan atas hunian yang nyaman, praktis, dan memiliki nilai estetika, memilih rumah sederhana sebagai rumah idaman nyatanya memiliki begitu banyak keuntungan.
Apa saja keuntungan yang akan kamu dapatkan? Simak penjelasan di bawah ini!
Tiga Keuntungan Memiliki Rumah Sederhana
Membayangkan ukuran yang kecil dan perabot yang minim, tentu hal yang pertama terlintas adalah biaya rumah yang jelas lebih murah dibandingkan dengan tipe properti lainnya.
Namun, rumah sederhana tak sekadar budget friendly, lho. Banyak keuntungan lain yang bisa kamu dapatkan. Berikut adalah tiga keuntungan memiliki rumah sederhana.
1. Hunian yang Sesuai dengan Gaya Hidup Kaum Milenial
Rumah sederhana merupakan pilihan yang tepat untuk memenuhi tuntutan gaya hidup kaum muda yang serba praktis dan dinamis. Penggunaan gaya minimalis dan pemanfaatan ruang terbatas memudahkan penghuni untuk mengakses seluruh ruangan dan memanfaatkan setiap sudut yang tersedia dengan optimal.
2. Mudah Ditemukan di Wilayah Perkotaan
Seiring dengan semakin terbatasnya lahan, banyak developer perumahan di lingkungan sekitar kota memutuskan untuk beralih ke membangun rumah sederhana. Sebab itulah, rumah sederhana dapat dengan mudah kamu temukan lingkungan sekitar kota.
Dengan memiliki rumah yang terletak tak jauh dari pusat kota, kamu akan menghemat lebih banyak waktu dan biaya yang dikeluarkan untuk melakukan perjalanan.
3. Hunian Cermat dengan Harga Bersahabat
Dibangun di atas lahan sempit dan ukuran bangunan yang relatif mungil, rumah sederhana umumnya dibanderol dengan harga yang lebih rendah dibandingkan dengan tipe-tipe hunian lainnya, sehingga menjadi solusi yang tepat bagi kaum muda maupun keluarga kecil yang ingin segera memiliki rumah namun masih terkendala biaya.
Demikian juga dengan dana yang harus dikeluarkan untuk perawatan rumah. Rumah sederhana umumnya minim dekorasi dan dibuat menggunakan material yang sustainable, sehingga tidak membutuhkan banyak biaya untuk melakukan perawatan dan renovasi terhadap infrastruktur rumah.
Memiliki harga yang relatif murah, perawatan yang mudah, hingga konsep rumah yang seadanya. Apakah itu berarti rumah sederhana memiliki tampilan yang membosankan dan terkesan monoton? Tidak juga.
Selanjutnya, ini akan membahas ragam contoh tampilan rumah sederhana anti mati gaya.
Inspirasi Desain Rumah Sederhana yang Nyaman dan Menarik
Tidak harus menampilkan kesan mewah, rumah sederhana memiliki banyak variasi model yang unik dan menarik, namun tetap menonjolkan efisiensi dan fungsi rumah sebagai tempat beristirahat dan menyimpan benda yang nyaman.
Penasaran? Cek ide hunian sederhana di bawah ini Recommed dari Rk Group Property,
1. Rumah Sederhana Ekonomis
Model rumah sederhana berukuran 6×13 ini banyak kamu temukan di kompleks perumahan tipe cluster. Rumah sederhana ekonomis umumnya terdiri atas 1 kamar tidur, 1 kamar mandi, 1 dapur, dan 1 ruang makan.
Mengedepankan unsur efisiensi, rumah ini didesain minim sekat dan dekorasi. Lebih lanjut, penggunaan warna earth tone pada eksterior maupun interior rumah menghadirkan kesan hangat pada bangunan.
Selain desain rumah yang praktis, jenis bangunan ini juga biasanya menawarkan harga yang lebih murah, sehingga cocok untuk dijadikan hunian pertama bagi kaum milenial maupun pasangan muda.
2. Rumah Minimalis Sederhana
Hampir serupa dengan rumah sederhana ekonomis, desain rumah minimalis sederhana juga cocok untuk dihuni kaum milenial maupun pasangan muda yang belum memiliki anak.
Rumah minimalis sederhana adalah hunian yang dibangun untuk memenuhi prinsip efisiensi dan fungsional sebuah bangunan tempat tinggal. Bangunan ini didesain sederhana dan memiliki banyak sirkulasi, sehingga rumah terkesan lapang sekaligus elegan.
Lebih lanjut, rumah minimalis sederhana juga dirancang minim dekorasi dan perabot, sehingga menunjang gaya hidup kaum muda yang praktis dan serba dinamis.
3. Rumah Sederhana Konsep Taman

Memiliki rumah sederhana, kamu juga tetap bisa memiliki taman yang indah. Meski tampak sederhana, halaman depan yang didesain praktis nyatanya berpadu sempurna dengan taman yang asri.
Untuk menambah keasrian tempat tinggal, gunakan perabot berbahan dasar alam seperti kayu jati dan mahoni. Tak hanya menambah nilai estetika, bahan dasar perabot yang kokoh dan sustainable juga dapat menghindarkan kamu dari biaya perawatan maupun penggantian perabot yang rusak dimakan usia.
Selain itu, kamu juga dapat menambahkan dekorasi tanaman di bagian dalam rumah untuk menambah kesan sejuk.
4. Rumah Sederhana Konsep Skandinavia
Bagi kamu yang menyukai kombinasi nilai kesederhanaan dan artistik, desain rumah yang terinspirasi dari model hunian Skandinavia ini adalah pilihan yang tepat.
Hunian bergaya nordik ini umumnya didominasi oleh dinding warna putih dan pengaplikasian sumber cahaya alami melalui jendela berukuran besar, sehingga benar-benar mencerminkan pola hidup sederhana yang efisien.
Untuk menambahkan sedikit warna pada interior rumah, kamu dapat menggunakan tanaman hias atau dekorasi dengan bentuk geometris maupun tema minimalis.
5. Rumah Sederhana Konsep Jepang
Bagi kamu yang menggemari suasana tenang dan penataan ruang yang tertib, rumah sederhana bergaya Jepang mungkin sesuai dengan apa yang kamu cari.
Jenis hunian berikut mengedepankan kesan lapang melalui setting ruangan yang minim sekat dan perabot berukuran kecil. Selain itu, hunian ini dibangun dengan memanfaatkan material yang berasal dari alam.
Lebih lanjut, kombinasi warna putih dan earth tone juga umum digunakan pada rumah bergaya Jepang. Bagi kamu yang ingin menambahkan sedikit dekorasi pada hunian, bisa menggunakan lampu hias maupun room divider bertema oriental.
6. Rumah Sederhana Modern Style
Sejak lama, banyak orang beranggapan desain rumah modern identik dengan kesan mewah. Padahal, model tersebut juga dapat diaplikasikan pada rumah sederhana berukuran mungil.
Rumah tipe 36 di atas merupakan salah satu contoh penerapan konsep modern pada rumah sederhana. Rumah ini hanya terdiri atas 2 kamar tidur, 1 kamar mandi, 1 dapur, dan 1 ruang tamu yang dirancang memenuhi prinsip bangunan modern.
Untuk mewujudkan rumah modern yang elegan, umumnya furnitur berbahan dasar kayu fiber dan besi hollow digunakan sebagai alat untuk mempertegas konsep. Selain itu, kamu juga dapat menggunakan dekorasi lampu bergaya kontemporer untuk memperindah interior maupun eksterior rumah.
7. Rumah Sederhana Dua Lantai
Mengusung konsep sederhana, bukan berarti sebuah rumah tidak dapat memiliki ukuran luas yang memadai. Bagi yang memiliki budget maupun anggota keluarga yang berjumlah lebih banyak, tidak ada salahnya untuk menambah satu lantai pada tempat tinggal kamu.
Dengan memiliki 2 lantai di rumah, seluruh anggota keluarga mendapatkan space yang lebih luas untuk saling berinteraksi namun tetap memiliki ruang untuk pribadi.
Lebih lanjut, rumah sederhana 2 tingkat memberi kesempatan bagi pemilik untuk menambah bukaan melalui atap fiber dan jendela atas, sehingga dapat menghadirkan lebih banyak sumber cahaya alami di dalam rumah.
Hubungin WhattsApp untuk info lebih detailnya.

